• Informasi
    Property
  • Ulasan
    Interior
  • Seputar
    Furniture
< >
PROPERTY
Informasi Property
LAPORAN UTAMA
Laporan Seputar Properti
INFO
Info Produk Terbaru
ARSITEKTUR & DESIGN
Info Arsitektur & Desain

 

 

  1. NEWS
  2. EVENTS
  • 1
  • 2
  • 3
Prev Next

Menelusuri Tren Bangunan Masa Kini: Schn…

30-08-2026 NEWS

Menelusuri Tren Bangunan Masa Kini: Schneider Electric Dorong Efisiensi Energi Jadi ‘Napas’ Baru Arsitektur

Pernahkah terpikir berapa banyak energi yang digunakan sebuah gedung dalam sehari? Lampu yang terus menyala di ruangan kosong, pendingin udara yang tetap bekerja ketika tidak banyak orang berada di dalam ruangan,...

Kulkas 618 Liter Hanya 42 Watt? Ini yang…

19-08-2026 NEWS

Kulkas 618 Liter Hanya 42 Watt? Ini yang Ditawarkan AQUA

Bagi banyak keluarga, dapur kini bukan lagi sekadar tempat memasak. Ruang ini ikut menjadi bagian dari keseharian, mulai dari menyiapkan makanan, menyimpan bahan pangan, hingga menjadi tempat berkumpul bersama keluarga. Perubahan...

SHARP AIREST, AC Sekaligus Air Purifier:…

19-08-2026 NEWS

SHARP AIREST, AC Sekaligus Air Purifier: Sejuk Sekaligus Lebih Bersih

Di tengah cuaca perkotaan yang kian terik, pendingin udara (AC) kini telah menjadi kebutuhan pokok di setiap hunian. Hawa panas yang bertahan dari siang hingga malam hari memaksa kita menyalakan...

IGHE 2026 Siap Suguhkan Tren Terbaru Hou…

07-08-2026 NEWS

IGHE 2026 Siap Suguhkan Tren Terbaru Housewares dan Gaya Hidup Modern

Jakarta, Agustus 2026 – Industri housewares, home furnishings, dan gifts kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Indonesia Global Housewares Expo (IGHE) 2026 yang akan berlangsung pada 20–22 Agustus 2026 di Jakarta...

Dari Blind Box hingga Smart Toys, IBTE 2…

07-08-2026 NEWS

Dari Blind Box hingga Smart Toys, IBTE 2026 Siap Ramaikan Jakarta

Jakarta akan kembali menjadi pusat perhatian industri mainan dan produk bayi melalui penyelenggaraan Jakarta International Baby Products & Toys Expo and Indonesia Stationery Expo (IBTE) 2026. Pameran berskala internasional ini...

Mobilitas Jadi Nilai Tambah Hunian, Para…

03-08-2026 NEWS

Mobilitas Jadi Nilai Tambah Hunian, Paramount Petals Luncurkan Shuttle Bus ke Jakarta

Akses transportasi menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kawasan hunian. Selain lokasi yang strategis, kemudahan mobilitas menuju pusat aktivitas sehari-hari kini menjadi kebutuhan yang semakin penting. Menjawab kebutuhan tersebut,...

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Next

Sharp Hydro Heroes di Bekasi: Memberdaya…

21-08-2026 ACARA / EVENT

Sharp Hydro Heroes di Bekasi: Memberdayakan Ibu Muda, Menekan Stunting Lewat Hidroponik

Bekasi, 20 Agustus 2026 – Bagi banyak keluarga, menyediakan makanan sehat sekaligus menjaga ekonomi rumah tangga merupakan dua kebutuhan yang berjalan beriringan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia...

IKEA Indonesia dan Danilla Hadirkan …

20-08-2026 ACARA / EVENT

IKEA Indonesia dan Danilla Hadirkan &quot;Ruang Candramawa&quot;: Ketika Musik dan Penataan Ruang Menyatu

Proses kreatif menciptakan sebuah karya sering kali tidak berjalan secara kaku. Ada saat-saat untuk fokus bekerja di depan alat musik, namun ada pula momen untuk berhenti sejenak, berbincang bersama teman,...

Tapak Tumbuh di JIA Curated 2026: Mengub…

19-08-2026 ACARA / EVENT

Tapak Tumbuh di JIA Curated 2026: Mengubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial yang Imersif

Bagaimana jika lanskap alam, sisa panen, dan kriya tangan manusia ditenun menjadi sebuah ruang hidup yang bernapas? Pengalaman inilah yang disuguhkan melalui instalasi kolaboratif Tapak Tumbuh: A Landscape in Transformation...

Solusi Laundry Room Estetis dan Pintar, …

19-08-2026 ACARA / EVENT

Solusi Laundry Room Estetis dan Pintar, LG Gandeng One Stop Electronics Garap Pasar LG WashTower

Penataan ruang cuci (laundry room) di rumah modern kini tak lagi sekadar memikirkan tempat untuk menaruh mesin cuci konvensional. Seiring terbatasnya lahan hunian dan tingginya mobilitas, masyarakat urban mendambakan perangkat...

Perkuat Pesona "Kota Cantik", …

13-08-2026 ACARA / EVENT

Perkuat Pesona &quot;Kota Cantik&quot;, Jotun Buka Flagship Store Pertama di Palangka Raya

Palangka Raya selalu punya daya tarik tersendiri. Dikenal sejak lama sebagai "Kota Cantik" berkat konsep tata ruang hijau yang asri dan seimbang, ibu kota Kalimantan Tengah ini terus bersolek molek....

LG PuriCare™ AeroMini terbaru, Air Purif…

07-08-2026 ACARA / EVENT

LG PuriCare™ AeroMini terbaru, Air Purifier Mungil, Hening, dan Estetis untuk Hunian Makin Sehat

Konsep hunian modern saat ini semakin mengedepankan efisiensi ruang tanpa mengorbankan fungsionalitas dan keindahan. Memasuki pertengahan kuartal ketiga tahun ini, PT LG Electronics Indonesia (LG) meluncurkan solusi pemurni udara terbaru,...

next
prev

 

 

Hunian dan lingkungan merupakan topik hangat yang selalu dibicarakan . MAJALAH RUMAHKU hadir untuk mewadahi baik aspirasi para pembaca maupun pemasang, produsen di bidang arsitektur dan interior.Para pembaca dapat menggali berbagai informasi seputar penataan rumah dari eksterior hingga ruangan-ruangan dengan berbagai pernak-pernik cantik serta taman hunian yang asri.. Selengkapnya klik disini

Majalah akan dikirimkan lebih cepat, Bebas ongkos kirim, Kesempatan mendapatkan hadiah - hadiah menarik setiap bulannya. Untuk berlanggan silahkan hubungi:

JAKARTA :
Telepon : 021-29374285, Fax : 021-29374287, Sms : 0857-1873-2106

SURABAYA :
Fax : 031-3529302, Sms : 0856-4888-3229 Selengkapnya klik disini

Rubrikasi, Home Sweet Home, Interior, Furniture, Arsitektur, Apartemen, Mancanegara, Trend, Properti, Galeri, Buah Bibir, Instyle, Pernak-Pernik, Etalase, Konsultasi, Kiat, Material, Urban, Satwa, Alami Selengkapnya klik disini

   

Sudah bukan rahasia umum kalau Jakarta sangat rentan terhadap banjir. Sejarah membuktikan sejak masih dijajah Belanda hingga sekarang, Jakarta pernah enam kali dilanda banjir besar, yaitu pada tahun 1621, 1654, 1918, 1979, 1996, 2002 dan terakhir tahun 2007.
Masalah banjir di Jakarta, menurut, A.R Soehoed, mantan Menteri Pekerjaan Umum di era Soeharto, masalah banjir sudah ada sejak tahun 1920.
Kala itu, Jakarta dilanda banjir dua tahun sebelumnya. “Perkiraan pemerintah saat itu, banjir susulan akan sering terjadi lagi seiring dengan dibukanya lahan hutan untuk perkebunan teh di daerah pegunungan di Selatan Bogor.
Sejak itu, tercetuslah rencana pengendalian banjir yang dikenal dengan sebutan rencana van Breen. Secara rinci, rencana ini disebut Perbaikan Tata Air Ibu Kota Batavia. Karena, rencana ini tidak hanya dimaksud sebagai pengendalian banjir melainkan juga guna pengadaan air bagi pembersihan kota di musim kemarau,” kata A.R Soehoed, kepada SH,
Pasalnya, arus banjir dari arah Selatan jauh lebih besar dan pembangunan di Ibu Kota juga semakin meluas termasuk ke arah Timur dan Barat. Atas dasar kondisi tadi, konsep penanggulangan dan pengendalian banjir di Jakarta mengalami penyempurnaan dari waktu ke waktu.
Salah satu alternatif konsep pengendalian dan penanganan banjir di Jakarta adalah dengan membangun Banjir Kanal Barat dan Timur yang melingkari wilayah DKI Jakarta untuk menampung aliran sungai dari hulu langsung ke laut.
Selain itu, kota ini juga merupakan daerah aliran sungai/kali yang menyebar dengan merata di semua wilayah Jakarta. Di bagian timur terdapat Kali Cakung, Kali Jatikramat, Kali Buaran, Kali Sunter dan Kali Cipinang. Di bagian tengah Kali Ciliwung, Kali Cideng dan Kali Krukut. Sedangkan di bagian barat Kali Grogol, Kali Pesanggrahan, Kali Angke, Kali Mookevart dan Kali Sekretaris, diproyeksi bisa tertampung lewat sungai buatan ini, untuk kemudian  dilepas ke laut.
Namun sejak diresmikan pada 10 Juli 2003 oleh Presiden Megawati Sukarnoputri, hingga kini pembangunannya terkesan masih lamban. Factor utama yang jadi penghalang, adalah lambannya pembebasan lahan milik warga yang terkena  proyek BKT ini.
Berbagai upaya untuk segera menyelesaikan proyek ini sesuai target pada tahun 2010 sudah dilakukan, termasuk mengucurkan dana yang cukup besar untuk pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi. Warga di wilayah Jakarta Timur dan sebagian di Jakarta Utara, yang lahannya terkena proyek ini meminta tanah mereka dihargai di atas nilai jual objek pajak (NJOP), sementara Pemda DKI hanya mau berkompromi pada NJOP. Hingga awal Desember tahun ini, lahan yang sudah dibebaskan untuk BKT menurut Wali Kota Jaktim, Koesnan Abdul Halim masih 12 persen atau sekita 36 hektare.
Pemda Jakarta Timur tetap optimis dapat menyelesaikan pembebasan lahan di 11 kelurahan dengan lancar. “Saya sadar pembebasan lahan proyek ini terkesan jalan di tempat, namun saya yakin, semuanya akan berjalan lancar seiring dengan waktu yang ditentukan,” tutur Koesnan lagi. Pemerintah DKI Jakarta mentargetkan pembebasan lahan milik warga itu akan selesai pada  April 2009, dan pembangunan fisik akan dimulai pada Nopember 2009.
 Sementara itu, Pitoyo Subandriyo, pimpinan proyek BKT mengaku kalau keterlambatan pencapaian target proyek bukan karena kerja tim yang tidak maksimal, tetapi semua itu terjadi karena keterbatasan kemampuan memindahkan penduduk di sepanjang tepi sungai. Menurutnya, walaupun BKT yang direncanakan selesai pada 2010 terwujud, genangan air tetap akan ada di beberapa tempat, khususnya yang berada di daerah rendah.

Sedangkan mengenai progress pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), Pitoyo menuturkan, hingga saat ini lahan yang masih belum dibebaskan masih sekitar  28 persen. Namun pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pihak yang melakukan pembebasan, berjanji seluruh proses tersebut akan selesai paling lambat pada April tahun depan.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan, proyek banjir kanal akan selesai pada akhir bulan November 2009. “Proyek banjir Kanal Timur akan selesai, harapan kita akhir 2009 bisa selesai” tuturnya.
Ditambahkannya, progres proyek ini sudah lebih dari lima puluh persen pengerjaan, dan targetnya dalam waktu satu tahun bisa rampung.”Belum tembus dari sepanjang 23,5 km, sekarang sudah tergali 15 km, harapan saya semoga tidak ada kendala lagi soal pembebasan tanah, Pak Gubernur sepakat dengan kami untuk bisa selesai pada 2009,” tambahnya.
 Mengenai program penanggulangan banjir pada tahun ini, Departemen PU telah melakukan antisipasi persiapan  banjir di antaranya dengan melakukan percepatan pembangunan irigasi-irigasi di berbagai titik rawan banjir.  “Sebenarnya usaha-usaha kita untuk mencegah banjir tidak dilakukan menjelang musim hujan saja. Jadi setelah musim hujan kita perbaiki. Besok pagi saya akan rapat tanggal 30 Oktober dengan Pemda DKI untuk lakukan persiapan agar jika terjadi banjir tidak parah,” serunya.
Rp. 22,3 T Untuk Tangani Banjir
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan, Pemprov DKI Jakarta akan memprioritaskan kelanjutan pembangunan banjir kanal timur sebagai salah satu upaya Untuk menanggulangi permasalahan banjir di Jakarta.
Untuk menangani banjir, Pemda DKI sendiri membutuhkan dana sebesar 22,3 triliun. Dana itu nantinya akan digunakan  untuk normalisasi saluran makro, sub makro dan pembangunan polder.
Pemprov DKI Jakarta mendata penyebab banjir di Ibu Kota, yaitu permukaan tanah yang lebih  rendah 40 persen dari dari permukaan laut, populasi  penduduk yang mencapai 9,5 juta jiwa dengan tingkat kepadatan 13.000 - 15.000 orang per kilometer per segi, 13 sungai yang melewati Jakarta, terjadi penurunan permukaan tanah, naiknya permukaan air laut yang diprediksikan akan  mencapai 80-120 cm pada tahun 2025 nanti, curah hujan di atas normal, dan perilaku masyarakat yang suka buang sampah ke sungai serta menempati bantaran sungai.
Untuk mengatasi persoalan banjir yang mengancam Jakarta saban tahun itu, pembangunan BKT saja tidak cukup. Meski telah menentukan target waktu tahun 2012 pembangunan polder, waduk dan normalisasi sungai selesai dikerjakan, Prijanto dalam konsepnya itu tidak secara jelas menyebutkan tahapan pembangunan atau pengerjaan proyek tersebut.
“Kami sudah siaga dengan perencanaan hingga 2011. Banjir di Jakarta habiskan dana hingga Rp8 triliun,” ungkap Foke.
Hal senada juga diungkapkan Wagub DKI Prijanto. Dalam paparannya, wagub mengatakan, penanganan banjir di Jakarta konsepnya mengalihkan air sungai ke Banjir Kanal Timur (BKT) dan Banjir Kanal Barat (BKB). BKT, jelas Prijanto, akan mengalirkan air dari 5 sungai yaitu, Kali Sunter Timur, Cakung, Buaran dan Jati Kramat. “Ini hanya meminimalisir banjir, bukan berarti tidak ada banjir,” katanya. Lahan seluas 15.401 hektar di bagian utara BKT, kata Prijanto, tetap terkena ancaman banjir karena banyak aliran sungai yang tidak terpotong. Hal sama juga dialami daerah bagian selatan BKT.
“Karena itu, kami sedang berencana untuk membangun waduk di sekitar Halim. Saat ini kami masih negoisasi dengan TNI AU untuk membeli lahan mereka seluas 5 hektar. Pembangunan waduk kami rencanakan dimulai pada akhir 2009 nanti,” tutur Wagub.
Sementara untuk penanggulangan banjir di wilayah utara Jakarta, pemprov berencana membuat polder penampung air berbentuk memanjang, dilengkapi pompa penyedot air. Saat ini yang sudah dibangun polder Sunter Timur I, Don Bosco, Sunter Timur III, Kodamar, Dewa Ruci dan Tugu Selatan.

Untuk daerah tengah Jakarta penanggulangan banjir dengan polder penampungan Melati Siantar. Polder ini akan menyerap air yang menggenangi Jalan Sudirman, kemudian menyalurkannya ke BKB. “Tapi folder ini perlu direvatalisasi dengan dana sebesar Rp158 miliar,” jelas Wagub.
Untuk kawasan Monas, Gajah Mada, Hayam Wuruk dan sekitarnya dialirkan ke polder penampungan Pluit seluas 40 hektar dengan dana revatilisasi Rp514 miliar. Sementara untuk kawasan barat Jakarta disiapkan polder Jelambar, Teluk Gong, Foglar, Green Garden, Rawa Buaya, Cengkareng Timur dan Penjaringan. “Untuk luar Jakarta, kami sudah konsolidasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk membangun waduk Ciawi, kami juga berharap Pemprov Jabar merestrukturisasi situ Cipondoh,” papar Prijanto lagi.
Namun sangat disayangkan bila fungsi dari proyek tidak maksimal karena tidak adanya peran serta masyarakat umum, kuhusunya yang berada di bantaran sungai. Secara logika, Indonesia merupakan negara yang curah hujannya sangat tinggi. Dan letak kota Jakarta lebih rendah dari pada kawasan penyangganya. Jika tidak dikendalikan, air hujan akan langsung mengalir ke hilir tanpa ada halangan.
Memang, pengendalian banjir, tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Tetapi, perlu ada campur tangan dan pemberdayaan masyarakat. Seperti, membuat sumur resapan atau membuat lubang biopori di halaman rumah agar air hujan bisa langsung meresap ke dalam tanah.
Dengan tindakan tersebut, berarti memungkinan setiap rumah membentuk zero out flow. Artinya selama turun hujan, air langsung ditampung. Atau, k etimbang membangun kanal baru, lebih baik membenahi saluran-saluran yang sudah ada. Misalnya, mengeruk muara sungai, membongkar atau mendesain ulang bangunan yang mempersempit alur dan menghalangi sampah, serta mengembalikan alur sungai.
Dengan demikian Proyek Banjir Kanal Timur bisa ditunda untuk 50 tahun ke depan. Alternatif lain, dengan membangun waduk di hulu untuk menahan air saat musim hujan dan cadangan air di musim kemarau. Meski ide yang usang tapi patut dicoba bukan?.
 

Add comment


Security code
Refresh

primi sui motori con e-max.it



  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Home Article 3

12-04-2004 Hits:387378 artikel

Home Article 3

TERAS Terus rumah merupakan bagian luar dari bangunan rumah. Kehadirannya merupakan satu kesatuan dari seluruh bentuk rumah. Maka, bentuknya pun harus dibuat sedemikian indah karena mencerminkan keindahan rumah secara utuh....

Read more

Home Article 2

07-07-2004 Hits:372058 artikel

Home Article 2

Surabaya sebagai kota yang terus berkembang dan membangun, tak lepas pula dari tren one stop living and entertainment atau kompleks multi fungsi. Termasuk di dalam kompleks tersebut, terdapat apartemen yang...

Read more

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

02-11-2010 Hits:200899 Jalan - jalan

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

            Berburu barang antik memang memberi rasa tersendiri bagi para kolektornya. Hal inilah yang menjadikan jalan Surabaya tak pernah sepi dari kunjungan para kolektor setiap harinya.Para pedagang barang antik yang...

Read more

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

19-10-2011 Hits:194614 Jalan - jalan

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

Alam dan budayanya memukau, kulinernya onde lamak, arena belanjanya pun bikin kalap.

Read more

Serangan Alien di The Jungle 

13-07-2011 Hits:191540 Jalan - jalan

Serangan Alien di The Jungle 

Secara kebetulan para Alien menemukan dan mencoba kendaraan simulator, disusul serangkaian permainan Hi-tech yang meluncurkan mereka ke dalam berbagai simulasi dan berniat menguasai Bumi. Lantas,

Read more

Online User

Kami memiliki 41 guests dan tidak ada anggota yang online

About Us

Hunian dan lingkungan merupakan topik hangat yang selalu dibicarakan. MAJALAH RUMAHKU hadir untuk mewadahi baik aspirasi para pembaca maupun pemasang, produsen di bidang arsitektur dan interior.
Website : www.rumahku-online.com
Email : rumahku@mediantara.com
Facebook : htt p://facebook.com/majalah.rumahku

Newsletter

Lokasi Kami

Copyright (c) rumahku.rumahku-online.com 2019. All rights reserved.
Web Development by harmonydesain.com