Asah Keahlian Siswa SMKN 35 Jakarta, Sharp Class Kembali Cetak Generasi Muda Siap Bersaing
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Kamis, 30 Juli 2026 10:09
- Ditayangkan: Kamis, 30 Juli 2026 10:09
- Ditulis oleh adminrumahku
- 30 Jul
Dunia kerja terus berkembang pesat, dan menjembatani ruang antara teori di bangku sekolah dengan kebutuhan riil industri menjadi kunci utama mencetak generasi muda yang siap bersaing. Memahami betul pentingnya hal tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali memperluas jangkauan program tanggung jawab sosial (CSR) unggulannya di bidang pendidikan vokasi, Sharp Class.
Langkah nyata ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama SMKN 35 Jakarta Barat pada Rabu (29/7/2026). Sinergi ini hadir untuk memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri secara berkelanjutan.
Pembekalan Intensif Tiga Bulan Langsung dari Praktisi
Sebanyak 25 siswa terpilih dari SMKN 35 Jakarta akan mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan. Pembelajaran ini dibimbing langsung oleh tim pengajar profesional dari divisi Customer Satisfaction Sharp Indonesia.
Kurikulum yang dihadirkan dirancang khusus mengikuti standar industri modern, berfokus pada penguasaan teori dan praktik di bidang Audio Video. Tak hanya mengasah keahlian teknis (hard skill), para siswa juga dibekali dengan pemahaman budaya kerja, kedisiplinan, serta pembentukan mentalitas kerja (soft skill).
"Sharp percaya bahwa pendidikan vokasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten. Melalui Sharp Class, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Kami berharap kolaborasi ini melahirkan lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi industri nasional," tutur Lise Tiasanty, Customer Satisfaction Division Head PT Sharp Electronics Indonesia.
Apresiasi senada disampaikan oleh Sopandi, Kepala SMKN 35 Jakarta. Ia optimistis bahwa bimbingan langsung dari praktisi industri akan memperbesar peluang para muridnya untuk langsung terserap di dunia kerja setelah lulus nanti.

Jejak 14 Tahun Mencetak Ratusan Talenta Muda
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2012, program Sharp Class telah menjangkau 28 SMK di berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Hingga kini, tercatat sebanyak 923 siswa telah berhasil lulus dari program pelatihan ini. Menariknya, sekitar $10\%$ dari total lulusan tersebut berhasil terserap langsung menjadi karyawan PT Sharp Electronics Indonesia, sementara selebihnya sukses berkarier di berbagai perusahaan nasional, internasional, hingga membangun usaha mandiri.
Inisiatif ini sekaligus menjadi wujud komitmen Sharp dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Investasi Pada Manusia untuk Masa Depan Bumi dan Industri
Menutup rangkaian peresmian program di Jakarta Barat, Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, menyampaikan filosofi mendasar di balik konsistensi Sharp mendampingi dunia pendidikan vokasi.
"Kami meyakini bahwa keberlanjutan sebuah industri tidak hanya dibangun melalui produk yang canggih, melainkan lewat investasi pada manusianya. Melalui Sharp Class, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan generasi muda Indonesia dalam meraih mimpi dan masa depan yang lebih cerah," pungkas Pandu dengan hangat.



















