Tak Perlu Pindah atau Renovasi Besar, IKEA Indonesia Ajak Masyarakat "Luangkan Ruang" di Rumah
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Rabu, 29 Juli 2026 06:52
- Ditayangkan: Rabu, 29 Juli 2026 06:51
- Ditulis oleh adminrumahku
- 29 Jul
Seiring berjalannya waktu, gaya hidup dan kebutuhan penghuni rumah terus berubah. Ada anggota keluarga yang bertambah, hobi baru yang bermunculan, hingga rutinitas kerja dari rumah (work from home) yang membutuhkan sudut khusus. Perubahan ini membuat rumah menjalankan lebih banyak fungsi dari sebelumnya. Namun masalahnya, ketika aktivitas dan barang makin bertambah, luas fisik bangunan sering kali tetap sama.
Menjawab tantangan ruang terbatas ini, IKEA Indonesia resmi meluncurkan kampanye terbarunya bertajuk "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat". Melalui kampanye ini, IKEA mengajak masyarakat untuk melihat kembali sudut-sudut hunian yang sudah ada dan menatanya ulang agar tetap nyaman serta fungsional tanpa harus mengorbankan estetika.

Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia dan Rudy Ferdianrus – Art Director & Videographer berbagi tips dan trik dalam kampanye terbaru IKEA bertajuk "Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat".
Bukan Rumahnya yang Kurang Luas, Tapi Cara Pakainya yang Perlu Disesuaikan
Banyak orang sering merasa rumahnya terasa makin sempit atau sesak. Padahal, menurut pengamatan IKEA, masalah utamanya sering kali terletak pada cara pemanfaatan ruang yang kurang optimal.
Salah satu contoh paling nyata adalah area kamar tidur. Ruang yang dulunya hanya identik sebagai tempat beristirahat, kini kerap berganti fungsi menjadi area bekerja, belajar, hingga tempat menyimpan berbagai koleksi pribadi.

Foto: Contoh penataan ruang bergaya small space living di apartemen menggunakan sofa bed multifungsi. Saat digunakan sebagai sofa, lebarnya sekitar 80 cm sehingga hemat ruang. Ketika dibuka menjadi tempat tidur, lebarnya mencapai 160 cm dan dilengkapi laci penyimpanan untuk membantu menjaga ruangan tetap rapi.

Foto: Memanfaatkan celah sempit di samping lemari, IKEA memasang gantungan baju dengan sistem rel tarik. Solusi ini membantu mengoptimalkan ruang yang sering terabaikan, sekaligus menjaga pakaian tetap mudah diakses dan ruangan terlihat lebih tertata.
"Yang sering kami lihat, orang merasa rumahnya sudah tidak cukup. Padahal setelah dilihat lagi, yang berubah sebenarnya bukan ukuran rumahnya, tetapi cara mereka menggunakan ruang di dalamnya. Dari situ kami mulai mencari solusi yang memang sesuai dengan cara orang menjalani kehidupannya sehari-hari," uja
Alfinda menambahkan, kunci dari penataan rumah yang fleksibel bukanlah membuat ruangan baru atau mengorbankan satu sudut menjadi gudang. Caranya adalah dengan memilah barang yang rutin dipakai, memilih solusi penyimpanan (storage) yang tepat, serta memanfaatkan sudut mati—seperti area vertikal dinding—secara maksimal. Pemanfaatan area vertikal contohnya dengan menempatkan rak-rak gantung baik terbuka ataupun tertutup.

Foto: Kamar tidur dan walk-in closet dirancang dalam satu area untuk mengoptimalkan ruang. Sistem wardrobe dengan rak yang fleksibel dan mudah dipindahkan memungkinkan penyimpanan lebih rapi sekaligus mudah disesuaikan mengikuti perubahan kebutuhan penghuni.Rumah adalah Tempat yang Terus Bertumbuh
Pandangan bahwa rumah harus terus beradaptasi juga dirasakan langsung oleh Rudy Ferdianrus, seorang Art Director sekaligus ayah dari dua anak. Seiring hadirnya buah hati, Rudy dan sang istri memilih untuk menata ulang fungsi ruangan daripada merobohkan bangunan yang ada.
“Sejak awal kami merancang rumah supaya setiap ruang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Setelah punya anak, kami tidak merasa harus mengubah semuanya dari awal. Kami manfaatkan area dinding untuk penyimpanan, membuat playroom, dan menata ulang beberapa ruang. Buat saya, rumah memang bukan sesuatu yang selesai sekali jadi, tetapi terus berkembang mengikuti kehidupan keluarga kami," cerita Rudy. Menurutnya, tips paling penting agar rumah terjaga kerapihannya adalah, "setiap barang punya rumahnya". Sehingga, barang-barang tidak akan tercecer kemana-mana, dan juga memudahkan pencarian.

Foto: Instalasi kamar tidur di IKEA menampilkan inspirasi penataan ruang yang dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan penghuni seiring bertambahnya usia. Berbagai solusi penyimpanan disiapkan untuk mengakomodasi barang-barang yang terus bertambah, mulai dari pakaian hingga perlengkapan sehari-hari. Jika umumnya area di kaki ranjang diisi bench, pada instalasi ini dimanfaatkan sebagai lemari penyimpanan terbuka untuk memaksimalkan fungsi ruang sekaligus menjaga kamar tetap rapi dan nyaman.
Menemukan Solusi Penataan Sesuai Cara Hidup
Sesuai dengan visi utamanya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, IKEA menghadirkan berbagai solusi penyimpanan cerdas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan unik tiap keluarga.
Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, menegaskan bahwa memahami cara orang benar-benar hidup di dalam rumah adalah langkah awal dari menghadirkan kehangatan di hunian. Lewat gerakan kampanye ini, masyarakat diharapkan bisa kembali menemukan kenyamanan di rumah yang sudah mereka miliki saat ini.



















