Stop "Petak Umpet" di Rumah: Ini Solusi Penataan Cerdas untuk Hidup Lebih Ringan dari IKEA
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 17 April 2026 10:42
- Ditayangkan: Jumat, 17 April 2026 10:09
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 21
- Cetak
- 17 Apr
Pernahkah Anda merasa rumah kembali berantakan hanya beberapa hari setelah dirapikan? Fenomena ini sering terjadi pasca-periode perayaan besar; barang-barang kecil mulai kehilangan “tempatnya”. Nampan berpindah ke balik sofa, kotak “sementara” menjadi permanen, hingga benda esensial seperti skincare, aksesoris, dan pengisi daya (charger) sulit ditemukan saat dibutuhkan.
Situasi ini bukan soal kurangnya kerajinan, melainkan tantangan sistem penyimpanan. Gangguan kecil di area krusial seperti kamar tidur dan kamar mandi dapat menghambat rutinitas dan membuat kegiatan beres-beres terasa melelahkan serta membosankan.
Rumah yang Mengikuti Kebiasaan, Bukan Sebaliknya
IKEA Indonesia menekankan bahwa kunci rumah yang rapi bukanlah pada luas ruangan, melainkan pada efektivitas sistem yang diterapkan.
“Banyak orang merasa rumahnya selalu berantakan karena sistem penyimpanannya belum benar-benar cocok dengan kebiasaan mereka. Di IKEA, solusi kami dimulai dari observasi kebiasaan nyata: barang apa yang sering dipakai dan di mana biasanya diletakkan. Dari situ, kami menciptakan penataan yang bukan hanya rapi secara visual, tapi juga mudah dijalani setiap hari,” ujar Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia.
Pendekatan ini diterjemahkan ke dalam penataan yang realistis. Dengan menyediakan tempat yang jelas pada touchpoints strategis—seperti meja rias atau area pintu masuk—kebiasaan merapikan tidak lagi terasa seperti beban, melainkan bagian alami dari rutinitas harian.
Peran Besar Solusi Kecil
Dalam praktiknya, langkah sederhana seperti menggunakan tray (nampan) untuk barang harian atau kotak penyimpanan kategorikal dapat memutus siklus "menaruh sementara".
Alfonsus Kristian, Business Leader IKEA Indonesia, menjelaskan bahwa produk organiser memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan baru. “Produk seperti box, tray, trolley, atau organiser bukan sekadar tempat penyimpanan. Saat barang memiliki 'alamat' yang jelas dan mudah dijangkau, penghuni rumah secara otomatis akan terbiasa untuk langsung menaruhnya kembali ke tempat semula.”
Solusi Profesional untuk Hunian dan Bisnis
Memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan unik, IKEA menghadirkan Interior Design Service (IDS). Layanan ini membantu pelanggan merancang ruang berdasarkan kebutuhan personal, baik untuk hunian pribadi maupun ruang usaha.
Bagi pelaku usaha, IKEA for Business menawarkan pendampingan dari perencanaan hingga implementasi oleh tim ahli. Tujuannya adalah menciptakan ruang yang tidak hanya rapi, tetapi juga mampu berkembang dan mendukung alur kerja yang efisien.
Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi
Melalui kampanye “Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi”, IKEA ingin menginspirasi masyarakat bahwa menata rumah bisa dimulai dari langkah kecil yang berdampak besar.
“Rumah seharusnya membantu, bukan menambah beban. Waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan hanya untuk mencari barang yang terselip. Kami ingin setiap barang punya tempatnya, sehingga hidup sehari-hari terasa lebih ringan,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.