Perkuat Posisi TV di Asia dan Global, LG Resmikan Pusat R&D di Indonesia
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Kamis, 06 Juli 2023 20:38
- Ditayangkan: Kamis, 06 Juli 2023 20:38
- Ditulis oleh adminrumahku
- 06 Jul
LG Electronics (LG) meresmikan pembukaan pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) di Indonesia, yang berlokasi di kawasan industri Cibitung, Jawa Barat (5/7). Kehadiran pusat penelitian dan pengembangan di luar Korea Selatan ini menjadi bagian keseriusan perusahaan dalam memperkokoh posisi produk TV-nya di Asia khususnya dan tingkat global, sekaligus sebagai landasan peluncuran inovasi terbaru perusahaan.

Park Hyoung-sei, presiden LG Home Entertainment Company mengatakan, “Pusat penelitian dan pengembangan ini menjadi langkah maju baru bagi LG. Memungkinkan kami menjangkau konsumen dengan lebih baik melalui operasi satu atap yang dengan mudah menghubungkan semua langkah rantai pasokan, mulai dari pengembangan produk hingga layanan pengguna.” Pernyataan ini tak lepas dari keberadaan Pusat Penelitian dan Pengembangan LG ini yang melengkapi dukungan operasional LG di Indonesia. Sebelumnya tercatat LG telah memiliki dua fasilitas dari anak perusahaannya di Indonesia, LG Electronics Indonesia, yaitu fasilitas produksi TV di Cibitung, Bekasi dan kantor pusat pemasaran penjualan di Jakarta. Pusat Penelitian dan Pengembangan LG di Indonesia ini terletak di salah satu lokasi area pabrik LG di Cibitung, Bekasi.
Lebih lanjut terkait dengan pusat penelitian dan pengembangan terbarunya ini, Park Hyoung-sei menyatakan, keberadaannya akan memainkan peran kunci dalam meningkatkan optimalisasi pada operasional yang bakal memperkuat produk TV LG di Asia dan sekaligus memperkokoh pijakan perusahaan di pasar TV global. “Fasilitas ini akan pula menjadi tempat pengujian berbagai inovasi terbaru LG yang bakal menjadi bagian pengembangan TV bagi pasar global,” ujarnya lagi.
Dikatakannya pula, pendirian pusat penelitian dan pengembangan LG di Indonesia ini sejalan dengan arahan CEO LG, William Cho. Saat kunjungannya ke Indonesia pada April lalu, William Cho menurutnya menekankan pentingnya sepenuhnya melokalkan operasi bisnis untuk memberikan tingkat keunggulan baru dalam kualitas, biaya dan pengiriman. Diantara yang menjadi peran pokoknya, pusat penelitian dan pengembangan LG di Indonesia ini akan mengawasi semua proyek penelitian terkait produk TV yang menargetkan pasar global. Namun pula disisi lain, keberadaannya juga akan berperan untuk mengembangkan berbagai varian baru produk TV LG yang akan lebih ditujukan untuk melayani pasar yang berkembang pesat di Asia dan juga khususnya Indonesia.

Berdirinya pusat penelitian dan pengembangan LG di Indonesia ini pun bukanlah sebuah hal yang tiba-tiba. Langkah ini diawali dari inisiatif LG membuat pusat penelitian dan pengembangan LG Electronics Indonesia pada tahun 2021 lalu. Langkah ini kemudian diikuti dengan pembentukan tim baru dibawah Home Entertainment Company yang merupakan bagian perusahaan LG yang mengkhususkan diri pada pengembangan dan pemasaran produk terkait perangkat hiburan rumah. Lebih lanjut dikatakan, untuk mendukung berbagai proyek penelitian dalam fasilitas barunya ini, LG berencana mempekerjakan lebih banyak profesional dan bertujuan untuk meningkatkan jumlah karyawan menjadi 500 orang pada tahun 2025. Disamping itu, perusahaan juga akan memperkuat hubungan dengan universitas lokal, meluncurkan proyek kerja sama industri-akademis untuk menemukan bakat baru di berbagai area yang diperlukan.
Sebagai informasi, R & D Center ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi lulusan SMA/SMK, Diploma dan Sarjana yang menyerap sebanyak 400 orang tenaga kerja dan diproyeksikan masih akan terus berkembang seiring dengan perkembangan bisnis. Dengan adanya PT LG Electronics Research & Development Center (LGERC) ini diharapkan proses transfer ilmu dan teknologi akan terakselerasi. Demikian dikatakan oleh Putu Juki Ardika, Direktur Jenderal Industri Agro, dalam sambutannya mewakili Menteri Perindustrian.
Berdasarkan peraturan tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Elektronika dan Telematika, aspek pengembangan yang meliputi penelitian dan pengembangan untuk produk digital memegang proporsi sebesar 30% dari keseluruhan nilai TKDN. Sehingga dengan adanya PT LG Electronics Research & Development Center (LGERC) ini, juga diharapkan mampu meningkatkan target TKDN sebesar 50% di tahun 2024, dari nilai TKDN produk televisi PT LGE saat ini yang tercatat mencapai hingga 30% dan nilai rata-rata 24%.
“Pembukaan pusat penelitian dan pengembangan tersendiri di Indonesia ini menjadi puncak dari upaya ini dan akan berfungsi sebagai landasan peluncuran inovasi terbaru perusahaan bagi pasar global,” ujar Park Hyoung-sei pula. Menurutnya pula, Lee So-yeoun telah ditunjuk sebagai kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan LG di Indonesia.




















