Citra Modern Hunian Resort

              Eksotismenya, membuat hunian bernuansa resort terasa eksklusif. Apalagi, secara pragmatis sering disebut hunian bercitra modern.

Secara umum, orang yang tinggal di kawasan hunian bernuansa resort, pasti peminatnya adalah orang-orang berduit tebal alias kelas atas. Maklum, selain lokasinya mentereng nan rupawan, harga rumahnya pun bisa selangit alias super premium. Sehingga, tak heran jika pemiliknya datang dari kalangan mapan nan makmur.

         Namun, jangan khawatir bagi Anda yang berorientasi menikmati hunian bernuansa resort tapi kapabilitas minim. Sebab, banyak juga tawaran menarik dari beberapa pengembang mengelaborasi hunian bernuansa resort dengan harga yang bisa dijangkau, misalnya, di daerah-daerah luar Jakarta. Sehingga, disamping Aanda mendapatkan nuansa resortnya –seperti nuansa alam pegunungan hijau atau di daerah tepian danau –, kesan eksklusifnya pun didapat.


Apa Saja Daya Tariknya

 

                   Daya tarik hunian bernuansa resort, terutama karena lokasinya yang menawarkan nuansa berbeda dari hunian-hunian yang ada. “Maklum, kecenderungan konsumen membeli hunian semacam itu sebagian besar karena alasan fanatisme, untuk memiliki hunian yang bisa memberi kenyamanan bagi mereka, “ ungkap Anton Sitorus, Kepala Riset Jones Llang Lasalle.
 
             Tapi, bagi sebagian orang tendensinya lebih mengarah kepada citra modern. Sebab, citra modern sangat kuat mendorong sosok hunian yang mengusung tema resort. Misalnya, bila segmen konsumen properti dibagi secara geografis, antara Jakarta dan Bogor. Orang Bogor cenderung menganggap wilayah Jakarta panas dan sulit air.
 
             Tapi, bagi orang yang terbiasa tinggal di wilayah Bogor dan dekat dengan tempat kerjanya, Bogor adalah tempat yang paling strategis.Bahkan, orang-orang dari Bogor tidak bisa mengerti, mengapa orang-orang dari Jakarta mau menghabiskan waktunya berjam-jam di jalanan yang macet hanya untuk pergi dan pulang kerja. “Padahal, banyak hal lain yang bisa memberi kenyamanan, seperti tawaran-tawaran hunian bernuansa resort,” tukas Anton lagi.
 
Dimana Lokasinya ?

                Wilayah selatan Jakarta misalnya. Wilayah ini diakui sebagai wilayah prospektif dan menjanjikan untuk pengembangan bisnis properti residensial. Selain lokasinya dianggap strategis dan prestisius, kawasan selatan masih dianggap sebagai wilayah berlingkungan asri nan hijau, yang memiliki kesejukan udara masih terjaga. Apalagi, jika hunian tersebut dipoles dengan sentuhan layaknya nuansa resort. Seperti yang ditawarkan oleh pengembang PT Bintang Mahameru, lewat proyek propertinya bertajuk Green Andara Residence yang berlokasi di Jl .Andara Pondok Labu Jakarta Selatan ini.

        Begitu pula dengan keberadaan proyek residensial yang terletak di daerah Cibinong Bogor. Hunian bertajuk Pesona Telaga Cibinong ini, juga mengadopsi resort sebagai nilai jual proyek properti mereka. Maklum, perumahan yang dikembangkan oleh Kkarya Bangun Mandiri ini dibangun berdampingan dengan danau Cikaret seluas sekitar 20 Hha. Dari sekitar 19 Hha yang direncanakan, telah dikembangkan sekitar 10 Area ini terdiri atas 333 unit rumah, dan 145 unit diantaranya telah diserahterimakan. Kesuksesan ini membuktikan, tingginya minat konsumen terhadap hunian bernuansa resort di kawasan PTC.
                             
        Di luar daerah, potensi hunian bernuansa resort pun sangat menjanjikan. Misalnya, di kota Malang yang dikenal memiliki kesejukan udara yang semilir. Ijen Nirwana Residence misalnya. Pproyek yang dikembangkan oleh Bakrieland Development melalui unit usahanya PT Dutaperkasa Unggul Lestari, bisa menjadi pilihan Aanda untuk merasakan sensasi resort, Maklum, selain ditanami hutan kota seluas 1 ha, di area ini juga akan berdiri Green Lake sebuah hunian prestisius di tepi danau buatan.
                           
        Anton Sitorus memprediksi, potensi hunian bernuansa resort sangat bagus, terutama potensi investasi jangka panjangnya. “Kkarena termasuk salah satu potensi investasi yang menarik. Aapalagi ditunjang dengan adanya nuansa resort,” ujar Anton. Selain itu, prospek investasinya sama baiknya di daerah manapun “Kenaikan harganya saya pikir bisa terus meningkat. Yang penting, aksesibilitas dan lokasi harus terus menjadi pertimbangan utama,” jelas Anton.