Jadikan Hidup Makin Berarti

Para pengembang terus agresif membangun hunian dengan konsep eksklusifitas. Eksklusifitas dianggap tak hanya identik dengan kemegahan bangunan, namun harus bisa memberi nilai hidup yang maksimal. Jadikan Hidupmu Semakin Bermakna’. Slogan macam itu kini menjadi mantra para pemasar hunian mendongkrak nilai proyek properti mereka.Mmaklum, pola pikir masyarakat semakin selektif dan teliti dalam menentukan pilihan hidupnya,

dalam menentukan pilihan hidupnya, khususnya pada pilihan properti mereka. Ootomatis, para pengembang harus semakin pintar menawarkan fasilitas plus ‘nikmat’ hidup bagi mereka. Seperti halnya faktor eksklusifitas dalam hunian. Aapabila lokasi, lingkungan, akses, keamanan, dan harga jual telah terpenuhi atau terintegrasi, maka eksklusifitas dan predikat prestisius lainnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Aanton Sitorus, Kepala Rriset Jones Llang LlaSalle menuturkan bahwa konsep eksklusifitas itu kini menjadi pertimbangan para pengembang melengkapi proyeknya. “Sebelumnya para pengembang nyaris tidak memiliki nilai konsep eksklusifitas untuk proyeknya,” tutur Anton.

Jadikan Hidup Makin Berarti


          Para pengembang terus agresif membangun hunian atau residensial dengan konsep eksklusifitas. Eksklusifitas dianggap tak hanya identik dengan kemegahan bangunan, namun harus bisa memberi nilai hidup yang maksimal. Para pengembang memang perlu lebih cermat dalam mengemas jualannya, mengingat konsep berpikir masyarakat kini telah sekencang laju pertumbuhan zaman.

          Ali Ttranghanda, pengamat properti Indonesia Pproperty Watch memperkirakan, konsep eksklusifitas semakin hari semakin berkembang dan terus dipakai oleh para pengembang untuk menawarkan proyek-proyek eksklusif mereka. Efeknya, harga jual unit proyek yang mereka tawarkan sesuai konsep serupa pasti akan menggoda. Zaldy Wihardja, Senior Mmarketing Mmanager PTpt Aarah Sejahtera Aabadi anak usaha Aagung Ppodomoro Group mengakui -proyek yang terintegrasi antara mal, pusat perkantoran, dan residensial yang bertajuk ‘Kuningan City’ juga menganut konsep eksklusifitas. Bayangkan, proyek yang berlokasi di segitiga emas Jakarta itu kini tengah berdiri megah sejak 2008 lalu. “Konsep hunian eksklusif kini, sejatinya telah bergeser. Jika dahulu eksklusifitas identik dengan hunian megah nan indah, lengkap fasilitas, tapi kini eksklusiftas harus bisa memberi kontribusi positif kepada penghuni sehingga hidup semakin bermakna,” kata Zaldy.

Dari Terjangkau Hingga Mahal


          Selain Kuningan City, proyek properti residensial yang menawarkan konsep eksklusifitas lainnya adalah Ppesona Ttelaga Cibinong, Jakarta Garden City, Daan mogot Baru (DmB), Ppakuwon Indah, Bogor Nnirwana Rresidence dan masih banyak lagi.

          Adapun, proyek properti di DMmB yang berlokasi di Jakarta Barat menawarkan hal serupa. mereka konsisten menawarkan hunian eksklusif dengan harga terjangkau. Ppaling teranyar adalah proyek apartemen kelas menengahnya bertema modern tropis yang akan dipasarkan pada Juli 2010 dan pembangunan fisiknya pada Febuari 2011 mendatang.

          Hal serupa juga datang dari properti asal Surabaya, Ppakuwon Indah. Pproyek properti eksklusif yang berdiri diatas lahan 400 ha ini semakin mekar dan lengkap berkat fasilitas yang terintegrasi antara pusat bisnis, area komersial, lapangan golf serta residensial yang menyatu dalam kawasan. Pproperti di kawasan Bogor juga menawarkan hal serupa. Konsep eksklusifitas hadir pada proyek properti Bogor Nnirwana Rresidence, Tthe Cliff, yang didesain model cluster serta mengandalkan keindahan point of view lingkungannya. Pproyek terbatas yang tersedia hanya 70 unit ini rencananya akan dibangun pada Ooktober 2010 mendatang.

          Konsep eksklusifitas residensial lainnya pun hadir di kawasan Ppesona Ttelaga Cibinong (PTptC). Kawasan yang terletak persis di tepi danau Cikaret, Cibinong, ini juga menghadirkan hunian eksklusif bertajuk cluster Edelweiss di atas lahan seluas 18.000 m² dan hanya terdiri dari 31 unit saja. Konsep eksklusifitas lainnya juga terdapat di kawasan Cakung Jakarta Ttimur. Yakni proyek perumahan Keppel Land asal Singapura yang dikembangkan oleh PTpt Mmitra Sindo Sukses bertajuk Jakarta Garden City (JGC). Mmega proyek JGC ini adalah sebuah kota mandiri berstandar internasional yang terintegrasi atas hunian, bisnis, dan rekreasi diatas lahan seluas 70 ha di kawasan Jakarta Ttimur.


Kasta Unggulan


          Menikmati hunian yang berkonsep eksklusifitas tentunya bukan karena harga atau lokasi yang didambakan. Nnamun, bisa dikatakan konsep hunian eksklusif selalu unggul di kelasnya lantaran semua fasilitas bisa didapatkan. “Bayangkan, bila nilai-nilai kehidupan yang kita miliki bisa bersinergi dengan elemen yang ada dalam setiap kehidupan. Dari bekerja, bermain, hingga beristirahat. Dan ini tentu menciptakan value creation, bahkan memiliki nilai investasi dari bangunan itu sendiri,” tukas Zaldy. Aartinya, sambung Zaldy hidup manusia pasti tidak bisa dipisahkan dari bekerja, belanja, istirahat, gaya hidup dan hiburan.
Sementara jika ditilik dari sisi lokasi, tentu sudah menjadi pilihan bahkan bisa dikatakan paling strategis dan umumnya berada di pusat aktifitas. Ootomatis, sarana infrastruktur dan pembangunan akses jalannya pun sudah baik dan sempurna. “Uumumnya, nilai eksklusifitas itu sudah termasuk didalamnya lokasi kawasan, fasilitas yang didapatkan, kenyamanan dan keamanan,” tutur Anton.

          Namun, bagi sebagian orang yang ingin menikmati eksklusifitas, harga tentu bukan masalah. “Karena itu merupakan kompensasi yang setimpal dengan yang diperoleh oleh konsumen. Wajar, jika hunian berkonsep eksklusifitas bisa disebut sebagai kasta unggulan karena semuanya sudah komplit”.

          Profil pembelinya pun biasanya pada kalangan konsumen yang berorientasi pada cita rasa tinggi. Mmaklum, mereka sangat mendambakan kenyamanan dan ke eksklusifitasan. “Sehingga wajar jika sebagian besar datang dari kalangan bercita rasa tinggi agar hidup semakin berarti,” timpal Aanton.