YUK, RENOVASI KAMAR MANDI
- Kategori Induk: ARSITEKTUR & DESIGN
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Rabu, 24 Maret 2010 19:09
- Ditulis oleh admin1
- 24 Mar

Banyak orang setuju, bahwa merenovasi kamar mandi bisa menjadi salah satu langkah besar yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kesegaran. Ya, aktifitas membersihkan diri yang menjadi kegiatan rutin sehari-hari tentu makin menyenangkan bila didukung dengan fasilitas dan perangkat yang cantik nan apik.Di dalam kamar mandi, setiap jengkal permukaan ruangnya dapat Anda mainkan. Gaya, warna dan fitting menjadi pertimbangan utama, disesuaikan dengan kondisi eksisting plumbing, saluran air dan elektrikal.
Secara umum, mendesain kamar mandi butuh perencanaan secara matang, mengingat perangkat yang ada didalamnya bersifat permanen. Perubahan sekecil apapun yang dilakukan terkait dengan instalasi yang ada, akan memakan biaya dan waktu.
Jadi, lupakan untuk merenovasi kamar mandi secara terburu-buru atau perencanaan yang dangkal. Pastikan semua sudah dipersiapkan dengan baik dan matang. Pertimbangkan hal-hal berikut :
1.Data semua kebutuhan dan kegiatan yang dilakukan di kamar mandi.
2.Buat sketsa desain, meliputi tata ruang, jenis ubin atau skema warna yang dipakai. Pilihlah tema warna antara dinding, lantai, keran-keran dan aksesorinya dalam satu paduan warna yang sesuai dan konsisten.
3.Manfaatkan bidang vertikal menjadi bagian dari fungsi ruang. Cermin, akan membuat “dalam” sebuah ruangan kecil. Untuk hasil efek tanpa batas, gunakan cermin di sepanjang dinding. Tempatkan cermin berlawanan dengan perangkat sanitari kamar mandi, khususnya wastafel atau tempat rias. Untuk hasil terbaik, pastikan cermin dilengkapi dengan pencahayaan tambahan agar memberi efek dramatis.
4.Jika takut bermain warna di kamar mandi, gunakan skema warna-warna netral. Lengkapi dengan aksesoris tambahan, seperti lilin, perangkat aromatherapy, bunga, dan tanaman.
5.Terangi sudut gelap di kamar mandi dengan pencahayaan tambahan. Ciptakan efek dramatis, lewat pencahayaan buatan di atas cerukan dinding, atau dibalik cermin. Selain itu, bisa juga digunakan lilin atau lampu gantung.
6.Pilih ubin berukuran besar dengan garis nat rapat untuk tampilan sempurna. Dan, pastikan untuk membersihkan garis nat secara teratur, untuk menghindari tumbuhnya jamur. Material lantai harus kuat, tidak licin, tidak mudah pecah, dan memiliki daya tahan tinggi.
7.Maksimalkan area penyimpanan di kamar mandi untuk tempat handuk, aneka toiletries, dan perlengkapan penting lainnya. Jika bagian bawah wastafel tak cukup, bisa gunakan ambalan atau rak gantung. Posisikan rak yang bebas dari area basah, jika Anda ingin menempatkan buku dan majalah di kamar mandi.
8.Pilih wastafel sesuai dengan desain dan kebutuhan. Wastafel berbahan kaca memang terlihat cantik, namun butuh ekstra perawatan dan pembersihan. Sementara untuk pedestal sangat pas untuk mengisi ruang kosong. Pilih jenis wastafel yang seluruh permukaannya gampang dibersihkan, termasuk sisi-sisi tersembunyi, sehingga dapat menghalangi berkembangnya jamur.
9.Jika Anda ingin ada bath tub, pisahkan dengan area shower melalui bidang kaca transparan, sehingga tembus cahaya. Jika ada pintu kaca, gunakan engsel khusus agar dapat dibuka dua arah. Selalu bersihkan bagian tub setiap kali selesai digunakan, untuk menghindari sabun-sabun yang menempel di dinding tub.
10.Saat memilih fitting kamar mandi, jangan pernah pilih harga termurah. Pilih bahan yang berkualitas, aman dan memiliki sedikit lekukan/lipatan untuk memudahkan perawatan. Contohnya, bahan stainless steel yang butuh sedikit perawatan.



















