Ditopang Antasari Place, Pendapatan Paradise Indonesia Melonjak 125% di 2025
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 30 Januari 2026 23:30
- Ditayangkan: Jumat, 30 Januari 2026 23:30
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 57
- Cetak
- 30 Jan
PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang menunjukkan tren pertumbuhan solid. Perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, properti komersial, dan penjualan properti ini mencatatkan lonjakan pendapatan hingga 125 persen dibandingkan tahun 2024.

Capaian positif tersebut disampaikan oleh Direktur Paradise Indonesia, Surina, bersama Presiden Direktur sekaligus CEO INPP, Anthony Prabowo Susilo, dalam acara media gathering bertajuk “Business Outlook 2026, Driving Business Growth Through Transformation” yang digelar di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Sepanjang 2025, Paradise Indonesia mencatat sejumlah pencapaian penting melalui pengembangan dan operasional proyek-proyek strategis, antara lain 23 Paskal New Extension, Citadines Antasari, serta Antasari Place. Kinerja perusahaan ditopang oleh kontribusi positif dari segmen penjualan properti, khususnya Antasari Place, serta penguatan portofolio di sektor hospitality dan komersial.
Proyek 23 Paskal New Extension yang diresmikan pada September 2025 merupakan bagian dari strategi ekspansi 23 Paskal Shopping Center, pusat perbelanjaan ikonik yang berlokasi di jantung Kota Bandung. Seiring meningkatnya permintaan dari tenant, kehadiran ekstensi baru ini semakin memperkuat portofolio properti komersial Paradise Indonesia.
Sementara itu, Hotel Citadines Antasari dan Apartemen Antasari Place mulai beroperasi pada pertengahan 2025 dan menjadi simbol keberlanjutan visi perusahaan dalam memperkuat portofolio di segmen hospitality dan residensial. Pada paruh pertama 2025, Paradise Indonesia mencatatkan penjualan unit Antasari Place, dengan proses serah terima unit yang masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada 2026.

Hingga September 2025, Paradise Indonesia telah berhasil menjual sekitar 80 persen dari total unit Antasari Place, dengan sisa sekitar 70 unit dari total 900 unit yang dipasarkan.
Memasuki tahun 2026, Paradise Indonesia akan memfokuskan strategi bisnis pada penguatan portofolio jangka panjang melalui pengembangan proyek di sejumlah wilayah strategis. Langkah ini dijalankan secara terukur untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan perusahaan serta memperkuat sumber pendapatan berulang (recurring income).
Salah satu proyek yang menjadi fokus utama adalah Mall 23 Semarang, yang ditargetkan rampung pada Kuartal II 2026. Anthony Prabowo Susilo menyampaikan optimisme bahwa kehadiran proyek ini akan memberikan warna baru bagi Kota Semarang.
“Kami yakin Mall 23 Semarang akan menghadirkan konsep yang berbeda dan mampu mengubah wajah Semarang melalui elemen-elemen yang menciptakan pengalaman berbelanja baru dengan lingkungan yang unik,” ujar Anthony.

Selain itu, Paradise Indonesia juga akan menambah portofolio di wilayah Kalimantan melalui pengembangan 88 Plaza Balikpapan. Proyek ini dijadwalkan memasuki tahap pembangunan pada Kuartal II 2026, diawali dengan fase infrastruktur pada akhir Kuartal I 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan struktur pada Kuartal III 2026.
Dengan fokus pada penguatan kinerja keuangan, pertumbuhan recurring income, serta strategi transformasi bisnis yang berkelanjutan, Paradise Indonesia optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.